Tampilkan postingan dengan label BUKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUKU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Juni 2017

SEJARAH INDONESIA


A.Masa Awal
Masa   Pergerakan   Nasional   ditandai   dengan   munculnya   organisasi
organisasi modern  antara  lain  Budi  Utomo  (BU),  Sarekat  Islam  (SI),  dan
Indische  Partij  (IP)  dalam  memperjuangkan  perbaikan  nasib  bangsa.  Kaum
terpelajar   melalui   organisasi-organisasi   memotori   munculnya   pergerakan
nasional  Indonesia.  Pada  saat  itulah  bangsa-bangsa  di Nusantara  mulai  sadar
akan rasa “sebagai satu bangsa” yaitu bangsa Indonesia.
  Kata  “Pergerakan  Nasional“  mengandung  suatu  pengertian  yaitu
merupakan  perjuangan yang  dilakukan  oleh  organisasi  secara modern ke  arah
perbaikan  taraf  hidup  bangsa  Indonesia  yang disebabkan  karena  rasa  tidak
puas  terhadap  keadaan  masyarakat  yang  ada.  Gerakan  yang  mereka  lakukan
memang  tidak  hanya  terbatas  untuk  memperbaiki  derajat  bangsa  tetapi  juga
meliputi  gerakan  di  berbagai  bidang  pendidikan,  kebudayaan,  keagamaan,
wanita dan pemuda.

Istilah Nasional
berarti bahwa pergerakan-pergerakan    tersebut mempunyai  cita-cita  nasional  yaitu  berkeinginan  mencapai  kemerdekaan  bagi
bangsanya yang masih terjajah.Gagasan    pertama    pembentukan    Budi    Utomo    berasal    dari    dr.
Wahidin Sudirohusodo, seorang dokter Jawa dari Surakarta. Pada tahun 1908,
dr.Wahidin   bertemu   dengan   Sutomo   pelajar   Stovia.
Dokter   Wahidin
mengemukakan gagasannya pada pelajar-pelajar Stovia dan para pelajar
tersebut menyambutnya dengan baik. Sehubungan dengan itu pada tanggal 20
Mei  1908  diadakan  rapat disatu  kelas  di  Stovia.
Rapat  tersebut  berhasil
membentuk  sebuah  organisasi bernama Budi Utomo dengan Sutomo  ditunjuk
sebagai ketuanya.
Pada tahun 1909 R.M. Tirtoadisuryo mendirikan perseroan dalam bentuk
koperasi bernama Sarekat Dagang Islam (SDI).
Perseroan dagang ini bertujuan
untuk menghilangkan  monopoli  pedagang  Cina yang menjual  bahan  dan  obat
untuk membatik. Sekitar  akhir  bulan  Agustus  1912,  Serikat  Dagang  Islam
diganti menjadi Serikat Islam (SI).
Dalam kongres Serikat Islam di Madiun pada
tahun  1923  nama  Serikat  Islam  diganti  menjadi  Partai  Serikat  Islam.  Partai  ini
bersifat  nonkooperasi  yaitu  tidak  mau  bekerjasama  dengan  pemerintah  tetapi
menginginkan perlu adanya wakil dalam Dewan Rakyat.
Organisasi yang sejak berdirinya sudah bersikap radikal adalah Indische Partij.
Organisasi ini dibentuk pada tahun 1912 di kalangan orang-
orang Indo di  Indonesia dipimpin oleh E.F.E. Douwes Dekker. Cita-citanya adalah agar orang-orang   yang   menetap   di   Hindia   Belanda   (Indonesia)   dapat
duduk   dalam
pemerintahan.Adapun semboyannya adalah
Indie Voor de Indier
(Hindia  bagi orang-orang yang berdiam di Hindia).

Dibandingkan dengan Budi Utomo, Indische Partij telah mencakup suku-suku bangsa lain di nusantara. Masa akhir Indische Partij terjadi ketika Suwardi
Suryaningrat dan Cipto Mangunkusumo ditangkap dan diminta untuk memilih
daerah pembuangan. Akhirnya ke dua tokoh tersebut meminta dibuang ke
negeri Belanda. Demikian juga Douwes Dekker dibuang ke Belanda dari tahun
1913 sampai dengan 1918.

B.Masa Radikal
Masa radikal,diartikan sebagai suatu masa yang memunculkan
organisasi-organisasi politik yang kemudian dinamakan
“partai”.Pada umumnya organisasi-organisasi ini tidak mau bekerja sama dengan pemerintah
Hindia Belanda dalam mewujudkan cita-cita organisasinya. Mereka dengan
tegas menyebutkan tujuannya untuk mencapai Indonesia Merdeka.
Pada tahun 1908 di negeri Belanda berdiri
sebuah organisasi yang bernama Indische Vereeniging
. Organisasi ini didirikan oleh pelajar pelajar
dari Indonesia. Pada mulanya hanya bersifat sosial yaitu untuk memajukan
kepentingan-kepentingan bersama para pelajar tersebut.
Organisasi ini juga
menginginkan adanya hak bagi bangsa Indonesia untuk menentukan nasibnya
sendiri. Sehubungan dengan itu Indische Vereeniging berganti nama menjadi
Indonesische Vereeniging (Perhimpunan Indonesia) dan bertujuan untuk
mencapai kemerdekaan Indonesia.Sejalan dengan itu majalah Perhimpunan Indonesia (PI) yang semula
bernama “Hindia Putra” juga berganti nama menjadi “Indonesia Merdeka”. Para
anggota PI berusaha mengadakan propaganda kemerdekaan Indenesia.
PNI berkeyakinan bahwa untuk membangun nasionalisme ada tiga syarat yang harus ditanamkan kepada rakyat yaitu jiwa nasional (nationaale geest), tekad nasional (
nationaale wil), dan tindakan nasional (nationaale daad).
Nasionalisme juga berkembang di kalangan pemuda. Para pemuda yang
telah mendirikan berbagai organisasi
pemuda juga merasa perlu untuk
menggalang persatuan. Semangat persatuan ini diwujudkan dalam kongres
pemuda pertama di Jakarta pada bulan Mei 1926.
PPI mempelopori penyelenggaraan Kongres Pemuda II. Dalam Kongres
Pemuda II yang diselenggrakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 berbagai
organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Sekar Rukun,
Pasundan, Jong Selebes, Pemuda Kaum Betawi. Kongresini berusaha
mempertegas kembali makna persatuan dan berhasil mencapai suatu
kesepakatan yang kemudian
dikenal sebagai Sumpah Pemuda, yaitu:Pertama, kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.Kedua, Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.Ketiga, Kami Putra dan Putri Indonesia
menjunjung tinggi bahasa persatuan
bahasa Indonesia

Masa Bertahan
Masa bertahan
, pada tahap ini kaum pergerakan berusaha mencari
jalan baru untuk melanjutkan perjuangan. Mereka menggunakan taktik baru,
yaitu dengan bekerja sama dengan pemerintah melalui
parlemen. Partai politik
mengirimkan wakil-wakilnya dalam Dewan Rakyat. Mereka mengambil jalan
kooperatif, tetapi sifatnya sementara (insidentil). Artinya kalau terjadi
ketidakcocokan dengan politik pemerintah, mereka dapat keluar dari Dewan
Rakyat.
Partai-partai politik yang melakukan taktik kooperatif dengan pemerintah
Hindia Belanda adalah Persatuan Bangsa Indonesia dan Partai Indonesia Raya.
Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) mendirikan bank, koperasi serta
perkumpulan tani dan nelayan. Pemakarsanya
adalah Dokter Sutomo, seorang
pendiri Budi Utomo. Pada tahun 1935 terjadi penyatuan antara Budi Utomo dan
PBI. Dalam sebuah partai yang disebut Partai Indonesia Raya (Parindra),
Ketuanya adalah Dokter Sutomo. Organisasi-organisasi lain yang ikut
bergabung dalam Parindra adalah: Serikat Sumatera, Serikat Celebes, Serikat
Ambon, Kaum Betawi, dan Tirtayasa.
Dalam kongresnya tahun 1937,
Wuryaningrat terpilih sebagai ketua dibantu oleh Mohammad Husni Thamrin,
Sukarjo Wiryapranoto, Panji Suroso, dan Susanto Tirto
projo. Kerjasama antar
anggota cabang-cabangnya menjadikan Parindra sebagai partai politik terkuat
menjelang runtuhnya Hindia Belanda.
Di samping Parindra juga muncul organisasi lain seperti Partindo.
Namun karena desakan pemerintah akhirnya partai itu bub
ar pada tahun 1936.
Para pemimpinnya meneruskan perjuangan dengan mendirikan Gerakan
Rakyat Indonesia (Gerindo) di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1937. Tokoh-tokoh
yang duduk dalam Gerindo ialah Mr. Sartono, Mr. Mohammad Yamin,dan Mr. Amir Syarifuddin. Pada
masa pemerintah Gubernur Jenderal Limburg Stirum (1916-1921)
dibentuk Volksraad atau Dewan Rakyat, yaitu pada tanggal 18 Mei 1918.
Anggota dewan dipilih dan diangkat dari golongan orang Belanda, Indonesia,
dan bangsa-bangsa lain. Tujuan pembentukan Dewan
Rakyat adalah agar wakil-wakil rakyat Indonesia dapat berperan serta dalam pemerintahan.
Golongan
kooperatif
berupaya
semaksimal
mungkin
untuk
memanfaatkan Dewan Rakyat. Pada tahun 1930 Mohammad Husni Thamrin,
anggota Dewan Rakyat, membentuk Fraksi Nasional guna memperkuat barisan
dan persatuan nasional. Mereka menuntut perubahan ketatanegaraan dan
penghapusan diskriminasi di berbagai bidang. Mereka juga menuntut
penghapusan beberapa pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
Belanda tentang penangkapan
dan pengasingan pemimpin perjuangan
Indonesia serta pemberangusan pers.
Pada tanggal 15 Juli 1936 Sutarjo Kartohadikusumo, anggota dewan
rakyat, menyampaikan petisi agar Indonesia diberi pemerintahan sendiri
(otonomi) secara berangsur-angsur dalam waktu sepuluh tahun. Tuntutan untuk

otonomi ini ditolak pemerintah, sebab hal ini memberi peluang yang
mengancam runtuhnya bangunan kolonial.
Kegagalan Petisi Sutarjo menjadi cambuk untuk meningkatkan
perjuangan nasional. Pada bulan Mei 1939 Muh. Husni Thamrin membentuk
Gabungan Politik Indonesia (GAPI) yang merupakan gabungan dari Parindra,
Gerindo, PSII, Partai Islam Indonesia, Partai Katolik Indonesia. Pasundan,
Kaum Betawi, dan Persatuan Minahasa. GAPI mengadakan aksi dan menuntut
Indonesia Berparlemen yang di
susun dan dipilih oleh rakyat Indonesia,
Pemerintah harus bertanggung jawab kepada Parlemen. Jika tuntutan itu
diterima pemerintah, GAPI akan mengajak rakyat untuk mengimbangi
kemurahan hati pemerintah.Pada tanggal 24 Desember 1939 dibentuk Kongres Rakyat
Indonesia.
Kegiatan ini antara lain menuntut pemerintah Belanda agar menjadikan bahasa
Indonesia sebagai bahasa nasional, Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan
dan bendera merah putih sebagai bendera Nasional.
Pemerintah memberikan reaksi dingin. Perubah
an ketatanegaraan akan
diberikan setelah Perang Dunia II selesai.
Pada 1 September 1939 pecah
perang di Eropa yang kemudian berkembang menjadi Perang Dunia II.
Tuntutan
GAPI dijawab Pemerintah dengan pembentukan Komisi Visman pada bulan
Maret 1941 yang bertugas menyelidiki keinginan golongan-golongan
masyarakat Indonesia dan perubahan pemerintahan yang diinginkan.
Namun Komisi ini hanya menampung hasrat masyarakat Indonesia yang pro pemerintah dan masih menginginkan Indonesia tetapi dalam ikatan
kerajaan Belanda. Hasil penyelidikan komisi Visman tidak memuaskan.
Sebelum hasil Komisi
Visman diwujudkan, Jepang sudah tiba di Indonesia.
Meskipun demikian pihak Indonesia telah sempat mengusulkan 3 hal, yaitu :
1.Pelaksanaan hak menentukan nasib sendiri;
2.Penggunaan bahasa Indonesia dalam sidang Dewan Rakyat;3.
Pergantian kata Inlander (pribumi) menjadi Indonesier.12Untuk
menguatkan perjuangan GAPI, KRI, diubah menjadi Majelis
Rakyat Indonesia (MRI) dalam konferensi di Yogyakarta pada tanggal 14
September 1941.
Di dalam MRI duduk wakil-wakil dari organisasi politik,
organisasi Islam, federasi serikat sekerja, dan pegawai negeri. Walaupun
terdapat perbedaan pendapat antara organisasi-organisasi yang tergabung
dalam MRI, namun persatuan dan kesatuan kaum Nasionalis terus dipupuk sampai
masuknya Tentara Militer Jepang





Senin, 29 Mei 2017

Promosi

Usaha untuk mendorong peningkatan volume penjualan yang tampak paling agresif adalah dengan cara promosi. Dasar pengembangan
promosi adalah komunikasi
promosi adalah:a)arus informasi atau persuasi satu arah  yang  dibuat
untuk  mengarahkan  sesesorang  atau  organisasi  kepada  tindakan  yang
menciptakan   pertukaran   dalam   pemasaran.
b) semua jenis kegiatan
pemasaran ditujukan untuk mendorong permintaan.Dari pengertian
tersebut maka promosi merupakan usaha penciptaan pertukaran atau
dorongan permintaan.Promosi  dapat  dilakukan  melalui  metode,  promosi
penjualan, petugas penjualan dan publisitas.
14
a)Periklanan
Periklanan  merupakan  bentuk  komunikasi  bukan  pribadi  yang
dijalankan melalui media yang dibayar atas usaha. Periklanan
mempunyai banyak kegunaan,antara lain: pembentukan   citra
organisasi  yang  panjang,  pembentukan  merk,  penyebaran  informasi,
pelayanan  tertentu,  anjuran  atas  suatu  maksud.  Periklanan  bersifat
membujuk  atau  mengajak  masyarakat  agar  mau  membeli  barang  atau
jasa  yang  dihasilkan  oleh  perusahaan  yang  melakukan
pengiklanan
tersebut,  sehingga  pengiklanan  merupakan  suatu  proses,  yaitu  suatu
proses  kegiatan  untuk  mempersiapkan  berita  dan  menyebarkan  kepada
pasar,  sementara  iklan  adalah  beritanya  itu  sendiri.  Selain  itu,  iklan
juga  berfungsi  sebagai  alat  persuasi,  m
enciptakan  kesan,  memuaskan
keinginan dan alat komunikasi.
b)Promosi Penjualan
Promosi penjualan merupakan   satu   bagian   dari   kegiatan
promosi.  Promosi penjualan  mencoba  untuk  memasuki  dan  membujuk
konsumen  dengan  sarana  atau  alat  serta  metode  yang  diawasi  oleh
perusahaan itu sendiri. Beberapa saranayang digunakan   dalam
promosi   penjualan agar kegiatan   tersebut   mencapai   sasaran   yang
diinginkan  antara  lain
:
(1)sampel,kupon,paketharga,  premi dan tradingstamps,
(2)display  point  of  purchase dandeminstrasi,
(3)promosi  dagang;
(4)konvensbisnis  dan  pamerandagang;
(5)perlombaan, undian dan permainan.

Petugas Penjualan
Petugas  penjualan    adalah    pemasaran    yang    mengadakan
interaksiantar  individu  saling  bertemu  muka  yang  ditujukan  untuk
menciptakan,    memperbaiki,    menguasai ataupun mempertahankan
hubungan  pertukaran  yang  saling  menguntungkan  dengan  pihak  lain
 Pengertian tersebut mengandung maksud ,
bahwa  untuk  melaksanakan  kegiatan  petugas  penjualan  diperlukantenaga
manusia yang bayak dan terampil untuk memperkenalkan suatu
produk,  serta  menguasai  secara  detail  tentang  identitas  dan  manfaat
produk  yang  akan  dijual.  Tahap
-
tahap  proses  bertugas  penjualan  yang
perlu mendapat perhatian adalah sebagai berikut:
(1)persiapan sebelumpenjualan;
(2)  penentuan  lokasi  pembeli  potensial;
(3)  pendekatan
pendahuluan   ; 
(4)   melakukan   penjualan; 
(5)   pelayanan   sesudah penjualan.

Publisitas
Publisitas merupakan sebagian kecil dari hubungan masyarakat,
karena   publisitas   adalah   merupakan
informasi   tentang   seseorang,
barang  atau  organisasi  yang  disebarluaskan  ke  masyarakat  melalui
media,dengan tanpa dipungut biaya atau tanpa pengawasan   darisponsor.
Bagi  perusahaan  atau  industri  yang  penting  adalah  memilih
metode  dan  media  yang  sesuai  untuk  memberikan  informasi  kepada
konsumen,  sehingga  peningkatan  penjualan  lebih  besar  dibandingkan
dengan  biaya  yang  harus  dikeluarkan.  Ada  beberapa  strategi  untuk
promosi, yaitu berikut ini.
Push  strategy
yaitu promosi  dengan  menitikberatkan  pada  usaha petugas penjualan    penjualan  terhadap  semua  tingkatan  saluran
distribusi agar dapat menjual lebih banyak.

Pull strategy
yaitu promosi yang memfokuskan pada kegiatan iklan
yang  ditujukan  pada  konsumen  secara  intensif  dan  ekstensif  agar
konsumen termotivasi untuk membeli lebih banyak

Pull  dan  push  strategy
menerapkan  kedua  cara  strategy  tersebut
secara bersama-sama

Unsur - unsur strategi pemasaran

Sumber-sumber   yang   mendasari tekanan
pemasaran ini memperlihatkan
kekuatan  dan  kelemahan  perusahaan  yang  penting  dan  menghidupkan  posisinya
dalam industri,menegaskan bidang-bidang dimana perusahaan   strategi   dapatmenghasilkan
manfaat terbesar, serta menyoroti bidang-bidang dimana
kecenderungan industri menjanjikan adanya peluang dan ancaman yang besar.
Untuk dapat menentukan strategi  dalam  melakukan  suatu  pemasaran,  terlebih
dahulu mempertimbangkan empat faktor utama yang dapat dicapai perusahaan
itu meliputi faktor intern dan  faktor ekstern.

Lingkungan Internal
Analisis   lingkungan internal dilakukan   evaluasi   secara   periodik
kekuatan   dan   kelemahan   untuk variabel-variabel   yang   ada   dalam   bidang
pemasaran yang meliputi ; produk; harga; promosi dan di
stribusi.
1)Produk
Kebijakan produk meliputi perencanaan dan pengembangan
produk.  Kegiatan  ini  penting  terutama dalam lingkungan  yang  berubah-ubah   oleh   karenanya   perusahaan   dituntut   untuk   menghasilkan   dan
menawarkan  produk yang  bernilai dan sesuai  dengan  sel
era  konsumen.
Produk  berdasarkan tujuan pemakaiannya dapat dibedakan menjadi dua
yaitu barang konsumsi dan barang industri. Produk yang  dihasilkan  oleh
setiap   perusahaan   memiliki ciri-ciri khusus yang disesuaikan dengan
kondisi masing-masing perusahaan. Sedangkan selera konsumen setiap saatdapat berubah, sehingga
bauran produk (product mix) harus bersifatdinamis.
2)Harga
Harga suatu produk  dapat dikatakan sebagai alat pemasaran  yang
cukup  penting,dibandingkan  dengan  bauran  pemasaran  lainnya.  Hal  ini disebabkan,
misalnya karena perubahan harga   suatuprodukakan
mengakibatkan perubahan kebijakan saluran distribusi   dan
promosi.meskipun tidak disangkal  bahwa  suatu  tingkat  harga  harus  dapat  menutupbiaya bauran pemasaran.
Tinggi  atau  rendahnya  harga  suatu  produk  akan  tergantung  pada
faktor-faktor sebagai berikut :
a)Permintaan
Apabila permintaan konsumen terhadap produk tinggi biasanya
merupakan   indikator   bahwa daya beli konsumen tinggi.   Dengan
kondisi demikian maka harga akan dapat ditetapkan
secara maksimal.
b)Biaya
Penetapan  harga  secara  minimal  sebatas  tingkat  biaya  produksi  yang
dikeluarkan oleh perusahaan  termasuk  memperhatikan  juga  kondisi
perekonomiannya.
c)Persaingan
Faktor ini dapat menyebabkan tingkat  harga  berada  diantara  dua
ekstrem  ya
itu  pada  tingkat  eksterm  terendah  (eksterm  minimal)  dan
pada  tingkat  harga  tertinggi (eksterm  maximal).  Jika  pada  suatu
kondisi daya beli  mesyarakat  tetap  tinggi, tetapi perusahaan
dihadapkan pada persaingan maka perusahaan tesebut harus
menyesuaikan terh
adap kondisi persaingan yang dihadapi.
d)Kebijakan Pemerintah
Faktor  ini  sering  menjadi  kendala  dalam  penetapan  harga  standar.
Berkaitan dengan kebijakan pemerintah adalah faktor tanggung jawab
sosial perusahaan.Pemerintah mengambil kebijakan dalam
mengendalikan  harga  dari  perusahaan  dengan  alasan  utama  dalam
bauran  pemasaran yang  menghasilkan penjualan. Oleh sebab itu
penetapan harga perlu strategi artinya tidak terlalu tinggi juga tidak
terlalu rendah.


Strategi pemasaran pendekatan analistis.

Dalam    merumuskan    strategi    pemasaran    dibutuhkan    pendekatan
-pendekatan  analistis.  Pendekatan  strategi  pemasaran  suatu  perusahaan  untuk
menanggapi  setiap  perubahan  kondisi  pasar  dan  faktor  biaya  tergantung  pada
analisis terhadap faktor-faktor berikut ini
a.Faktor lingkungan
Analisis  terhadap  faktor  lingkungan  seperti  pertumbuhan  populasi
dan  peraturan  pemerintah  sangat  penting  untuk  mengetahui  pangaruh  yang
ditimbulkannya  pada  bisnis  perusahaan.  Selain  itu  faktor-faktor  seperti
perkembangan  teknologi,  tingkat  inflasi  dan  gaya  hidup  juga  tidak  boleh
diabaikan.   Hal-hal   tersebut   merupakan   faktor   lingkungan   yang   harus
dipertimbangkan sesuai dengan produk dan pasar perusahaan;
b.Faktor pasarSetiap perusahaan perlu selalu memperhatikan danmempertimbangkan faktor-faktor
seperti ukuran  pasar, tingkatpertumbuhan,  tahap  perkembangan,  trend  dalam  sistem  distribusi,  pola
perilaku  pembeli,  permintaan  musiman,  segmen  pasar  yang  ada  saat  ini atau  yang  dapat  dikembangkan  lagi,  dan  peluang-peluang  yang  belum
terpenuhi.

c.Faktor persaingan
Dalam   kaitannya   dengan   persaingan,   setiap   perusahaan perlu
memahami siapa pesaingnya, bagaimana posisi produk/pasar pesaing
tersebut,  apa  strategi  mereka,  kekuatan  dan  kelemahan  pesaing,  struktur biaya pesaing, dan kapaistas produksi pesaing;
d.Faktor analisis kemampuan internalSetiap    perusahaan    perlu    menilai    kekuatan    dan    kelemahan dibandingkan  para  pesaingnya.  Penilaian  tersebut  dapat  didasarkan  pada
faktor-faktor   seperti   tekhnologi,   sumber   daya   finansial,   kemampuan pemanufakturan, kekuatan pemasaran dan basis pelanggan yang dimiliki;
e.Faktor perilaku konsumen Perilaku  konsumen  perlu  dipantau  dan  dianalisis  karena  hal  ini
sangat  bermanfaat  bagi  pengembangan  produk,  desain  produk,  penetapan
harga, pemilihan saluran distribusi dan penentuan strategi promosi. Analisis
perilaku  konsumen  dapat  dilakukan  dengan  penelitian  (riset  pasar),  baik
melalui observasi maupun metode survai;
f.Faktor analisis ekonomi
Dalam analisis ekonomi, perusahaan dapat  memperkirakan
pengaruh setiap  peluang  pemasaran  terhadap  kemungkinan  mendapatkanlaba.  Analisis  ekonomi  terdiri  atas  analisis    terhadap  komitmen  yang
diperlukan,  analisis  BEP  (break  even  point),  penilaian  resiko/laba,  dan
analisis faktor ekonomi pesaing

Strategi Pemasaran


Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi pemasarann merupakan suatu manajemen yang disusun untuk
mempercepat pemecahan persolalan pemasaran dan membuat keputusan-keputusan yang bersifat strategis.
Setiap fungsi manajemen memberikan
kontribusi tertentu pada saat penyusunan strategi pada level yang berbeda.
Pemasaran merupakan fungsi yang memiliki kontak paling besar dengan
lingkungan eksternal, padahal perusahaan hanya memiliki kendali yang terbatas
terhadap lingkungan eksternal. Oleh karena itu pemasaran memainkan peranan
penting dalam pengembangan strategi.
Dalam peranan strategisnya, pemasaran mencakup setiap usaha untuk
mencapai kesesuaian antara perusahaan dengan lingkungannya dalam rangka mencari pemecahan atas
masalah penentuan dua pertimbangan pokok, yaitu

Bisnis
ada yang digeluti perusahaan pada saat ini dan jenis bisnis apa yangdapat dimasuki di masa mendatang.
b.Bagaimana bisnis yang telah dipilih tersebut dapat dijalankan dengansukses dalam lingkungan yang kompetitif
 atas dasar perspektif produk,harga promosi dan distribusi (bauran pemasaran) untuk melayani pasar sasaran.
Dalam  konteks  penyusunan  strategi,  pemasaran
memiliki  2 dimensi,
yaitu dimensi saat ini dan dimensi yang akan datang.
Dimensi saat ini berkaitan
dengan  hubungan  yang  telah  ada  antara  perusahaan  dengan  lingkungannya.
Sedangkan  dimensi  masa  yang  akan  datang  mencakup  hubungan  dimasa  yang
akan  datang  yang  diharapkan  akan  dapat  terjalin  dan  program  tindakan  yang
diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.Strategi    pemasaran  terdiri  dari  prinsip
-prinsip  dasar  yang  mendasari manajemen  untuk  mencapai  tujuan  bisnis  dan  pemasarannya  dalam  sebuah
pasar   sasaran,   strategi   pemasaran   mengandung   keputusan   dasar   tentang pemasaran,bauran
pemasaran,bauran   pemasaran   dan   alokasi   pemasaran.

Dari   pengertian diata struktu manajemen  pemasaran strategis
menggambarkan  masukan  yang  digunakan  perusahaan  untuk  mengidentifikasi
dan  memilih  strategi.  Masukan  tersebut  diperoleh  me
lalui  analisis  lingkungan
internal  dan  lingkungan  eksternal.  Kekuatan-kekuatan  lingkungan  makro  yang
utama  meliputi  :demografi,  teknologi,  politik,  hukum  dan  sosial  budaya  yang
mempengaruhi  bisnis.  Disamping  itu  perlu  selalu  memonitor  pelaku-pelaku lingkungan  mikro  yang  utama  yaitu  :  pelanggan  pesaing,  saluran  distribusi,
pemasok,  pendatang  baru  dan  produk  pengganti  yang  akan  mempengaruhi
kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dipasar sasaran.
Dalam  Strategi  pemasaran  terdiri  atas  lima  elemen-elemen  yang  saling
berkait. Kelima elemen tersebut adalah

a.Pemilihan  pasar,  yaitu  memilih  pasar  yang  akan  dilayani.  Keputusan  inididasarkan pada faktor-faktor  berikut ini.
1)Persepsi  terhadap  fungsi  produk  dan  pengelompokan  teknologi  yangdapat diproteksi dan didominasi;
2)Keterbatasan sumbar daya internal yang mendorong perlunya pemusatan(fokus) yang sempit ;
3)Pengalaman  kumulatif  yang  didasarkan  padatrial-aud-errordi  dalammenanggapi peluang dari akses terhadap sumber daya langka ataupasar yang terproteksi.
Pemilihan pasar dimulai dengan melakukan segmentasi pasar dan kemudian
memilih  pasar  sasaran  yang  paling  memungkinkan  untuk  dilayani  oleh
perusahaan.
b.Perencanaan produk, meliputi spesifik yang terjual, pembentukan lini produkdan desain penawaran individual pada masing-masing lini. Produk itu sendiri
menawarkan   manfaat   total   yang   dapat   diperoleh   pelanggan   dengan
melakukan  pembelian.  Manfaat  tersebut  meliputi  produk  itu  sendiri,  nama
merek  produk,  ketersediaan  produk,  jaminan  atau  gar
ansi,  jasa  reparasi  dan
bantuan  teknis  yang  disediakan  penjual,  serta  hubungan  personal  yang
mungkin terbentuk diantara pembeli dan penjual;
c.Penetapan  harga,  yaitu  menentukan  harga  yang  dapat  mencerminkan  nilai
kuantitatif dari produk kepada pelanggan;

Tutorial Membuat web gratis

Membuat Website Gratis
Dalam membuat  website  ada  2 komponen yang  harus dipersiapkan  yaitu domain  dan
web hosting.   Domain adala nama dan alamat dari sebuah website
contohnya
namadomain.co.cc dan  Web Hosting adalah tempat  Anda meletakkan  file
-file  website
pada server yang ter
hubung dengan jaringan internet. Saat ini banyak sekali perusahaan
di indonesia maupun di luar negeri yang bergerak di bidang jasa pendaftaran domain dan
penyediaan paket web hosting.   Dengan tingkat persaingan yang ketat saat
ini, sampai
-sampai   ada   beberap
a   perusahaan domain dan  hosting   yang   memberikan
layanannya secara gratis dan Anda dapat memanfaat hal tersebut untuk membuat website
Anda dengan biaya hampir nol, sebab biaya normal untuk pembelian domain kira-kira
Rp.80.000,- per  tahun  dan  untuk  web  hosting  kira-kira  Rp.  360.000,-  pertahun  untukpaketpemula
. Bila Anda membuat website untuk kepentingan personal atau bisnis kecil,
Anda bisa mengambil domain dan web
hosting gratis dan bila Anda membuat website
untuk kepentingan bisnis besar, tentunya sebaikn
ya Anda menggunakan domain dan web
hosting  yang berbayar, hal  ini  dikarenakan dengan  kebutuhan spesifikasi  web hosting
yang   diberikan   untuk   menunjang   kebutuhan   website   Anda.   Dan   setelah   Anda
mempersiapkan domain dan hosting, langkah selanjutnya Anda baru membuat website.
Website Anda  tersebut  dapat  Anda  buat  dengan  menggunakan  website  builder  yang
disediakan   oleh   perusahaan   tempat   Anda   membeli   web   hosting   atau   bisa   juga
menggunakan fasilitas fantastico pada cpanel web hosting
untuk menginstall  software seperti blog wordpress , CMS, forum phpbb dan lain -lainnya, dan selain itu Anda juga
bisa membuat website sendiri baik melalui template atau membuatnya dari dasar dengan
menggunakan  software  seperti  FrontPage,  Dreamweaver  atau  software  lainnya.  Ada
banyak  cara

Jumat, 26 Mei 2017

Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership


Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
a. Firma
Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.ciri dan sifat firma :
  • Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
  •  Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
  •  Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
  • keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
  • seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
  • pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
  •  mudah memperoleh kredit usaha
Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif. ciri dan sifat cv :
  •  sulit untuk menarik modal yang telah disetor
  • modal besar karena didirikan banyak pihak
  • mudah mendapatkan kridit pinjaman
  • ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
  • relatif mudah untuk didirikan
  • kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu
3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang.hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau
perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan
terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu danberbagai persyaratan lainnya.
ciri dan sifat PT :
  •  kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  •  modal dan ukuran perusahaan besar
  •  kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
  • dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • kepemilikan mudah berpindah tangan
  • mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  •  keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk
dividen
  •  kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • sulit untuk membubarkan pt
  • pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden
4. Koperasi
Koperasi adalah usaha bersama yang memiliki organisasi berdasarkan atas
asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk mensejahterakan
anggotanya.
Contoh Koperasi :
1. Koperasi Sekolah
2. Koperasi Pegawai Republik Indonesia
3. Koperasi Unit Desa
4. Koperasi Simpan pinjam

Jenis-jenis kegiatan Bisnis


Pada dasarnya, aktivitas bisnis dapat dikelompokkan dalam tiga aktivitas utama, yaitu aktivitas produksi (Production Activity), aktivitas distribusi (distribution activity), dan aktivitas konsumsi (consumption activity).

Gambar 1.2. Jenis-jenis Aktivitas Bisnis
Pada gambar 1.2. di atas menjelaskan bahwa jenis-jenis aktivitas bisnis terbagi menjadi :
1. Produksi
Setiap kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan dapat memilih tiga alternatif jenis produk barang atau jasa yang akan dihasilkan, yaitu produk primer, sekunder atau tersier. Disebut produk primer jika dalam proses pembuatan barang tidak mengalami proses perubahan bentuk. Masih alami belum dicampur dengan bahan-bahan lain, misalnya kayu. Disebut produk sekunder jika mengolah bahan baku menjadi barang jadi melalui proses perubahan bentuk, misalnya kayu jadi meja, lemari. Untuk produk tersier diluar kedua produk tersebut, tetpai hanya memfasilitasi layanan jasa terhadap kedua produk di atas (primer dan tersier), misalnya transportasi, perbankan, hotel dsbnya.
2. Distribusi
Aktivitas bisnis yang melakukan pemindahan barang dan jasa dari satu tempat ke tempat lainnya misalnya bisnis di bidang jasa kargo.
3. Konsumsi
Aktivitas konsumsi mengacu pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan permintaan terhadap barang dan jasa yang ditawarkan., kemampuan tersebut dilihat dari seberapa besar penjualan yang diperoleh perusahaan. Untuk meningkatkan aktivitas konsumsi, maka peran distribusi dan produksi sangat membantu.

 Karakteristik sistem bisnis
1. Kompleksitas dan keanekaragaman
Misalnya berupa kelompok industri dari berbagai macam sektor.
2. Saling ketergantungan
Saling membutuhkan diantara perusahaan, output yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan akan menjadi input bagi perusahaan lain., hubungan ketergantungan dalam istilah ekonomi disebut sebagai industri hilir dan
industri hulu.
3. Perubahan dan inovasi
Diperlukan oleh bisnis karena menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Perubahan ini demi memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada konsumen.
Alternatifnya adalah :
- mengembangkan produk yang sudah ada
- menciptakan produk yang betul-betul baru

 Jenis-jenis Badan Usaha
1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu
Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
  • relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
  • tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
  •  tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
  • seluruh keuntungan dinikmati sendiri
  • sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
  • keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
  •  jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
  •  Sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

Kamis, 25 Mei 2017

KONSEP DASAR BISNIS


1. Pengertian Bisnis
 Bisnis→berasal dari business →busy →sibuk
 “Sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan”

 “Suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya” (ilmu ekonomi)  Konteks : individu, komunitas ataupun masyarakat  Bisnis dalam arti luas adalah suatu istilah umum yang menggambarkan semua aktivitas dari institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari
    Bisnis dalam arti sempit adalah suatu sistem menyeluruh yang menggabungkan subsistem yang lebih kecil yang disebut industri. Artinya, setiap industri dibentuk dari banyak perusahaan yang terdiri dari berbagai
ukuran perusahaan dengan berbagai produk yang dihasilkannya, termasuk kegiatan pemasaran, pengembangan SDM, pengaturan keuangan dan sistem manajemennya.
      Definisi Bisnis menurut Huat, T Chwee dkk (1990) : Suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat kita (business is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society). Definisi tersebut, diharapkan adanya suatu hubungan yag saling mengisi antara bisnis dan pilihan kebutuhan dalam masyarakat kita. Setiap tindakan yang diambil dalam bisnis, akan

Page 2 Manajemen & SIM 2 * Ratri Purwaningtyas, S.Kom., MMSI berakibat dalam sistem sosial yang lebih besar karena sistem bisnis berhubungan dengan sistem politik, ekonomi dan sistem hukum.
    Definisi Bisnis menurut Griffin dan Ebert (1996) : Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Definisi ini menitik beratkan pada kemampuan menghasilkan (produce) dan pencapaian tingkat keuntungan atau laba.
    Definisi Bisnis menurut Amirullah dan Imam Hardjanto (2005) :
Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create of value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of goods and service) untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
2. Aspek – Aspek Bisnis

1. Kegiatan individu dan kelompok
Kegiatan bisnis dapat dilakukan baik oleh individu (perorangan) ataupun
kelompok (perusahaan)

2. Penciptaan nilai:
Bisnis didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui penciptaan 4 jenis kegunaan yaitu kegunaan bentuk (form utility) kegunaan tempat (place utility), kegunaan waktu (time utility) dan kegunaan kepemilikan (possession utility).

3. Penciptaan barang dan jasa
Boleh memilih menciptakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

4. Keuntungan melalui transaksi
Setiap usaha didirikan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, salah
satunya adalah keuntungan.

Fungsi Bisnis
Fungsi bisnis ditinjau dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi.
    Mikro bisnis sebagai kemampuan aktivitas bisnis yang memberikan kontribusinya pada pihak yang berperan secara langsung terhadap proses
penciptaan nilai yaitu:
1. Pekerja/karyawan
Merupakan salah satu sumber daya dan sekaligus input yang berharga yang dimiliki perusahaan. Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi
yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba
2. Dewan Komisaris.
Bagi perusahaan besar seperti PT, terdiri dari beberapa bahkan ribuan orang yang terlibat didalamnya yang biasa disebut “Pemegang saham”, Dewan Komisaris diperlukan untuk mewakili para pemegang saham memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan
kegiatan akan berjalan mencapai tujuan
3. Pemegang Saham
Memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan. Makro bisnis sebagai kemampuan aktifitas bisnis dalam memberikan kontribusinya pada pihak-pihak yang terlibat secara tidak langsung
dalam pembentukan dan pengendalian bisnis yaitu:
1. Masyarakat sekitar perusahaan (Masyarakat Global)
Diharapkan keberadaan perusahaan memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitarnya sebagai bentuk tanggung jawab sosial
perusahaan
2. Bangsa dan Negara
Tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara diwujudkan dalam memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak.


Elemen dan Sistem Bisnis
Gambar 1.1. Elemen & Sistem Bisnis
Pada gambar 1.1 di atas menjelaskan bahwa elemen dan sistem bisnis terbagi
atas :
1. Modal
Modal atau capital dapat berbentuk material dan non-material. Modal dapat diinterpretasikan sebagai sejumlah uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan bisnis seperti memperoleh bahan baku, upah tenaga kerja dan sebagainya, yang terpenting adalah “bagaimana mengelola modal secara optimal sehingga bisnis yang dijalankan dapat berhasil dengan sukses. Modal dapat diperoleh dari berbagai sumber yaitu modal sendiri, modal pinjaman dan modal patungan (kerja sama).
2. Bahan Baku (Material)
Faktor produksi dalam melaksanakan aktivitas bisnis, guna menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan masyarakat. Yang perlu diperhatikan untuk mencapai keunggulan bisnis adalah kualitas bahan karena dapat
mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan.
3. Sumber Daya Manusia (Human Resource)
Menurut Nawawi (2003) bahwa:” SDM yang dipekerjakan dalam sebuah perusahaan harus memenuhi kualifiasi: a. Memiliki kemampuan kompetitif (SDM Kompetitif) dan b. Memiliki kemampuan berkualitas tinggi (SDM Berkualitas)
4. Keterampilan Manajemen (Management Skill)
Keterampilan yang paling penting adalah keterampilan memungkinkan manajer dapat membantu orang lain (dalam hal ini karyawan) sehingga menjadi lebih produktif di tempat kerja. Robert. L. Katz menggolongkan
keterampilan dasar manajer tersebut menjadi tiga kategori yaitu; keterampilan konsep (conceptual skills), ketrampilan manusiawi (human skills) dan keterampilan keknis (technical skills). Ketiga keterampilan
tersebut penting bagi setiap manajer, namun tingkat kepentingan masingmasing keterampilan tersebut berbeda-beda sesuai dengan tingkat tanggung jawab manajerialnya.

Bisnis dapat dilihat sebagai keseluruhan sistem yang tediri dari subsistem yang lebih kecil seperti produksi, pemasaran, SDM, keuangan dan sebagainya. Bila digambarkan, maka sistem bisnis ini akan tampak seperti pada tabel berikut:

Input Proses Output Bisnis menerima input dan mengoperasikannya dalam Kendala lingkungan fisik, ekonomi, politik, hukum, teknologi, dan sosial. Bisnis memproses input dengan cara yang paling
efisien dengan mengorganisasikan sumber daya, Memotivasi SDM dan Mengaplikasikan teknologi yang tepat Bisnis menghasilkan barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan konsumen sehingga menciptakan manfaat ekonomi dan sosial serta meningkatkan standar kehidupan masyarakat.

DAUN GENJER

Genjer(Limnocharis flava) merupakan sejenis tumbuhan rawa yang biasanya dapat dijumpai di sawah atau perairan dangkal bersama-sama dengan tumbuhan encek gondok. Apabila tidak dimanfaatkan, populasi genjer dapat menjadi gulma pada sawah. Genjer juga disebut dengan sumber sayuran orang miskin, dikarenakan ia dapat dikonsumsi orang desa apabila tidak adasumber sayuran lain yang dapat dipanen. Genjer memiliki nama lain seperti haleyo (batak), enceng (melayu), saber (sunda) maupun centongan (jawa). Sedangkan di dunia internasional, genjer dikenal sebagai limnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-head maupun cebolla de chucho.


Genjer merupakan tumbuhan terna tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter dengan rimpang agak tebal dan tegak yang terbenam dalam lumpur. Daun genjer bersifat tegak atau miring dan tidak mengapung berwarna hijau dengan lapisan lilin yang membuatnya terlihat mengkilat. Genjer memiliki tangkai yang berbentuk panjang dan berlubang dengan helai yang bervariasi bentuknya dan susunan daun yang melengkung. Bunga genjer merupakan bunga majemuk di ketiak daun dengan bentuk menyerupai payung, terdiri atas 3-15 kuntum, mahkota berwarna kuning dengan diameter 1,5 cm serta kelopak bunga yang berwarna hijau. Biji genjer merupakan biji semu dengan bentuk bulat, kecil dan berwarna hitam.
Genjer merupakan tanaman yang berbunga sepanjang tahun. Perbanyakan genjer dapat dilakukan melalui cara vegetatif walaupun bijinya dapat ditanaman. Meskipun demikian, genjer biasanya tidak secara intensif dibudidayakan karena dapat tumbuh dengan sendirinya di daerah persawahan atau perairan dangkal. Bagian yang dapat dimanfaatkan pada tananam genjer adalah daunnya, namun tidak jarang orang ikut menyertakan batang dan bunga genjer untuk konsumsi.

Kandungan Daun Genjer
Meskipun genjer dianggap sebagai gulma yang mengganggu tanaman di persawahan, namun genjer memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Berikut merupakan informasi kandungan nutrisi yang terdapat pada tanaman genjer.
Tabel 1. Kandungan Nutrisi Pada Tanaman Genjer
Kandungan Nutrisi Jumlah
Energi 33 kkal
Protein 1,7 gram
Lemak 0,2 gram
Karbohidrat 7,7 gram
Kalsium 62 mg
Fosfor 33 mg
Zat besi 2 mg
Vitamin B1 0,07 g  


Selain kandungan nutrisi di atas, terdapat pula kandungan serat pada sayur genjer, flovanoid dan polifenol pada daun genjer serta kardenolin pada bunga genjer. Kesemua nutrisi yang terdapat pada sayur genjer dapat berguna untuk kesehatan manusia. Meskipun selama sepengetahuan kami belum ada informasi mengenai bahaya memakan genjer, namun Anda tetap boleh berhati-hati dalam memilih sayuran genjer sebagai bahan makanan. Memastikan sayuran tersebut berasal dari lahan yang bersih dan sehat karena tanaman ini dianggap dapat menyerap logam berat seperti merkuri yang tidak dapat larut dalam tubuh.

Manfaat Daun Genjer
Bagi sebagian orang, genjer dimanfaatkan sebagai pakan ternak agar tidak menjadi gulma pada persawahan. Namun siapa sangka bahwa genjer juga dapat dikonsumsi manusia serta dipercaya memiliki beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut merupakan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari konsumsi genjer.
1. Obat penambah nafsu makan
Genjer dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan seseorang. Anda dapat memanfaatkan genjer untuk obat penambah nafsu makan dengan cara mengukus setengah matang daun 15 gram genjer segar yang telah dicuci bersih, kemudian daun genjer tersebut dimanfaatkan sebagai lalapan.

2. Peremajaan sel-sel tubuh
Genjer memiliki kandungan protein yang berguna untuk membanru meremajakan sel-sel dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi genjer, jutaan sel-sel yang sudah tidak berfungsi dalam tubuh Anda dapat tergantikan dengan yang baru. Selain itu, kandungan protein yang dibarengi dengan kandungan zat besi pada genjer juga bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada tubuh.
3. Cadangan energi
Meskipun hanya sedikit, genjer memiliki kandungan lemak yang dapat berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh Anda. Konsumsi genjer dapat membantu tubuh untuk mendapatkan cadangan energi yang sewaktu-waktu dapat dibutuhkan oleh tubuh.

4. Memperkuat tulang
Genjer memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang pada anak-anak, bahkan kandungan tersebut juga dapat menunjang pertumbuhan gigi pada anak-anak. Sedangkan pada orang dewasa, kalsium dan fosfor berperan untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

5. Mencegah kanker kolon dan sembelit
Konsumsi genjer dipercaya dapat membantu Anda untuk mencegah dari penyakit kanker kolon karena kandungan seratnya. Selain itu, serat pada genjer juga membantu Anda untuk mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar.

6. Mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker
Genjer dipercaya memiliki kandungan polifenol yang dapat berperan sebagai antioksidan. Antioksidan ini dapat membantu tubuh dalam menangkal radikal bebas serta mengurangi resiko terkena penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker.

7. Mengatasi anemia
Konsumsi genjer dapat membantu Anda untuk mengatasi kurang darah(anemia). Hal ini dikarenakan genjer mengandung zat besi yang dapat membantu tubuh dalam membentuk dan memperbaiki sel darah merah dalam darah.

8. Sebagai obat anti kuman alami
Genjer juga dapat bermanfaat sebagai obat anti kuman alami apabila Anda mengkonsumsinya. Hal ini dikarenakan kandungan flovanoid pada genjer dapat digunakan sebagai anti kuman (antibiotik).

9. Baik untuk ibu hamil
Bagi ibu hamil, genjer juga bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Kandungan protein pada genjer berguna untuk membantu menambah kebutuhan energi pada ibu hamil serta membantu dalam pembentukan sel-sel otot pada janin.

10. Mengatasi keracunan jengkol
Apabila Anda mengalami keracunan jengkol, barangkali genjer dapat menjadi solusi obat bagi Anda. Caranya mudah, apabila Anda keracunan jengkol buat lalap dari 5-10 lembar daun genjer mentah.

Resep Masakan Daun Genjer
Genjer memiliki rasa yang sedikit pahit, namun tidak sepahit daun pepaya. Agar tidak begitu pahit, sebelum dimanfaatkan genjer dapat disiram air panas atau direbus terlebih dahulu hingga sedikit lunak. Untuk dimanfaatkan sebagai masakan yang lezat, genjer dapat dimasak salah satunya dengan resep berikut.
Bahan-bahan.
  • Siapkan daun genjer 3 ikat, potong dan cuci bersih
  • terasi bakar 1 sdt
  • cabe merah 10 buah
  • bawang merah 5 buah
  • bawang putih 2 buah
  • gula dan garam secukupnya
  • minyak goreng 5 sdm
cara membuat.
  • Agar tidak terasa pahit, rebus daun genjer dalam air yang telah diberi sediki garam selama 3 menit. Setelah itu, angkat dan rendam dalam air dingin agar tetap hijau, kemudian tiriskan.
  • Uleg terasi, cabe, bawang merah dan bawang putih kemudian tumis dan beri gula dan garam secukupnya
  • Masukkan rebusan genjer, aduk rata, angkat dan sajikan.
 


Rabu, 24 Mei 2017

SEJARAH CANDI MERAK KARANGNONGKO KLATEN

Karangnongko  ~ Di wilayah desa Karangnongko ,kabupaten Klaten  terdapat  situs cagar budaya berupa candi Merak dan candi Bandung.
Lokasi Candi Merak mudah dijangkau , setelah sampai kantor kecamatan Karangnongko ketimur  100 meter  , kemudian lapangan KONI  keutara sekitar  800 meter berada di timur  jalan desa yang telah beraspal dan ditengah permukiman penduduk.
Candi  Merak yang berada di padukuhan Candi memang menjadi destinasi wisata  sejarah andalan.Candi yang memiliki ukuran panjang 8,86 meter , lebar 13,5 meter dan tinggi 12 meter  itu saat ini nampak indah dan menakjubkan keadaannya  manakala dibandingkan dengan saat sebelum dipugar dulu.
Sementara situs candi Bandung belum pernah dipugar sejak ditemukan, sehingga masih berupa onggokan batu candi yang belum nampak bentuk candi aslinya.
Pemugaran Candi Merak pertama kali dilakukan pada tahun  2007 dan dilanjutkan tahun 2010 meliputi bagian kaki dan tubuh candi.Sedangkan bagian atap rampung dipugar pada tahun 2011.Dana pemugaran menggunakan APBD Provinsi Jateng  dan pelaksananya adalah Balai Pelestarian Peningggalan  Purbakala   provinsi Jawa Tengah. 
Menurut penuturan Kuswantono mantan kades yang juga pendiri  desa wisata ,seni budaya karangnongko pengelolaan  benda cagar budaya khususnya candi Merak  sebagai obyek wisata  sejarah dilaksanakan secara bersama antara desa Karangnongko dengan pihak Balai Pelestarian Peningggalan  Purbakala  provinsi Jawa Tengah.Untuk masuk candi  berlatar belakang agama hindu  yang dibangun abad VIII – X Masehi  itu setiap orang dipungut retribusi  sebesar Rp 1.000,00 ( seribu rupiah ).
Sedangkan apabila menghendaki guide dan untuk berfoto-foto dikomplek candi  yang berciri arsitektur kerajaan Mataram Kuna  sebagaimana candi Sewu ,Prambanan dan Plaosan itu dipungut sebesar Rp 10.000,00 ( sepuluh ribu rupiah ).
Hingga saat ini wisatawan yang berkunjung didominasi anak-anak sekolah  dari  wilayah kabupaten Klaten dan rata –rata  perminggu mencapai seratus orang anak.
Menurut pantauan kontributor klaten info , saat ini belum tersedia lahan parkir  kendaraan yang memadai utamanya bagi roda empat.Namun menurut  Kuswantono hal ini sudah ada dalam pemikiran kedepan akan diusahakan  pembebasan lahan agar lahan parkirnya  aman dan nyaman, demikian penuturannya  sambil mengakhiri pembicaraan.

Senin, 22 Mei 2017

SISTEM EKONOMI DAN SEJARAH SISTEM EKONOMI INDONESIA SISTEM EKONOMI



Sistem ekonomi merupakan perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Sebagai suatu system, maka setiap sistem perekonomian harus dapat menjawab masalah ekonomi yaitu what (barang apa yang harus diproduksi), how (bagaimana caa memproduksi), dan whom (untuk siapa barang tersebut diproduksi).
Sistem ekonomi dapat berfungsi sebagai :
a)      Sarana pendorong untuk melakukan produksi
b)      Cara atau metode untuk mengorganisasi kegiatan individu
c)       Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa terlaksana dengan baik.
Secara garis besar, kita mengenal empat system ekonomi yang tumbuh dan berkambang yang sesuai dengan situasi kondisi serta ideologi Negara yang bersangkutan.Keempat sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi tradisional, system ekonomi terpusat atau sistem ekonomi komando, sistem ekonomi pasar, dan sistem ekonomi campuran.
Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan pada kebiasaan scra turun temurun, dimana semua kegiatan produksinya terbatas hanya untuk keluarga dan kelompoknya saja.
Dari definisi tersebut, dapat diuraikan ciri-ciri sIstem ekonomi tradisional, anatara lain :
a)      Tata cara pengaturan kehidupan perekonomian dilakukan secara turun temurun;
b)      Kegiatan produksi bergantung pada alam dan tenaga kerja;
c)       Hasil produksi terbatas hanya untuk keluarga atau kelompoknya saja;
d)      Modal yang digunakan sedikit;
e)      Transaksi jual beli dilakukan secara barter.
Keunggulan dari sistem ekonomi tradisional, yaitu:
a)      Sumber daya alam terkelola dengan baik, sebab secara langsung muncul kesadaran dalam melestarikannya;
b)      Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatannya berjalan sesuai dengan kebiasaan.
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional, yaitu:
a)      Tidak ada kreativitas produksi;
b)      Kehidupan perekonomian hanya dapat dirasakan oleh keluarga dan kelompok saja;
c)       Tingkat produktivitasnya rendah
Sistem ekonomi terpusat (Komando)
Sistem ekonomi terpusat merupakan suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat (sentralistik).
Dari definisi tersebut, dapat diuraikan ciri-ciri sIstem ekonomi terpusat (komando), anatara lain :
a)      Pemerinta mempunyai kekuasaan yang besar sumber daya dan factor produksi;
b)      Seluruh kegiatan perekonomian diatur dan dikendalikan oleh pemerintah;
c)       Kegiatan pemerintah tidak selalu berorientasi pada keuntungan.



Kelebihan dari sistem ekonomi terpusat (komando), di antaranya:
a)      Tingkat inflasi dan pengangguran dapat ditangani dengan baik karena perekonomian dikendalikan pemerintah;
b)      Kegiatan produksi dan distribusi dapat dilaksanakan dengan mudah, karena sumber daya dan factor produksi dimiliki pemerintah;
c)       Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.
Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
a)      Terjadi monopoli yang merugikan masyarakat;
b)      Mematikan inisiatif individu untuk maju;
c)       Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya.
Sistem ekonomi pasar
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Dari definisi tersebut, dapat diuraikan ciri-ciri sIstem ekonomi pasar, anatara lain :
a)      Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
b)      Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
c)       Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
d)      Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
e)      Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
f)       Persaingan dilakukan secara bebas
g)      Peranan modal sangat vital
Kelebihan dari sistem ekonomi pasar di antaranya:
a)      Menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam penyelenggaraan perekonomian, sebab masyarakat diberi kebebasan dalam manentukan kegiatan perekonomian;
b)      Kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, sebab terjadinya persaingan yang ketat;
c)       Faktor-faktor produksi dapat tercapai dengan baik, sebab tindakan ekonomi yang dilakukan kepada motif pencarian keuntungan yang sebesar-besarnya.
Kelemahan dari sistem ekonomi pasar adalah:
a)      Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan, dimana kunci untuk memenangkan persaingan adalah modal;
b)      Monopoli yang merugikan masyarakat;
c)       Terdapat kesenjangan yang besar antara pemilik modal dan golongan pekerja.
Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.Sistem ekonomi campuran pada umumnya ditetapkan pada negara-negara berkembang.Dalam sistem ini sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui.Hal ini berarti di samping sector swasta, terdapat pula badan perencana negara yang merencanakan arah dan perkem bangan ekonomi. Sistem ekonomi campuran ini dasarnya merupakan  perpaduan  antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.
Dari definisi tersebut, dapat diuraikan ciri-ciri sistem ekonomi campuran, antara lain :
a)      Hak kepemiikan individu diakui tetapi dibatasi, seperti sumber daya ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara;
b)      Pelaku ekonomi terdiri atas individu, pemerintah dan swasta.


SEJARAH SISTEM EKONOMI INDONESIA
1.    Pemerintahan Orde Lama
Dumairy (1996) menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia:
a)      Periode 1945 – 1950.
b)      Periode demokrasi parlementer/liberal (1950 – 1959)
c)       Banyak partai politik
Sektor formal: pertambangan, pertanian, distribusi, bank, dan transportasi yang padat modal dan dikuasai oleh asing serta berorientasi ekspor memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PDB.
8 kali perubahan kabinet:
a)      Kabinet Hatta dengan kebijakan Reformasi moneter via devaluasi mata uang local (Gulden) dan pemotongan uang sebesar 50% atas uang kertas yang beredar yang dikeluarkan oleh De Javasche Bank dengan nilai nominal > 2,50 Gulden Indonesia.
b)      Kabinet Natsir dengan kebijakan perumusan perencanaan pembangunan ekonomi yang disebut dengan Rencana Urgensi Perekonomian (RUP)
c)       Kabinet Sukiman dengan kebijakan nasionalisasi oleh De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia dan penghapusan system kurs berganda
d)      Kabinet Wilopo dengan kebijakan anggaran berimbang dalam APBN, memperketat impor, merasionalisasi angkatan bersenjata dengan modernisasi dan pengurangan jumlah personil, serta pengiritan pengeluaran pemerintah
e)      Kabinet Ali I dengan kebijakan pembatasan impor dan kebijakan uang ketat
f)       Kabinet Burhanudin dengan kebijakan liberalisasi impor, kebijakan uang ketat untuk menekan jumlah uang yang beredar, dan penyempurnaan program benteng (bagian dari program RUP yakni program diskriminasi rasial untuk mengurangi dominasi ekonomi),  memperkenankan investasi asing masuk ke Indonesia, membantu pengusaha pribumi, serta menghapus persetujuan meja bundar (menghilangkan dominasi belanda perekonomian nasional.
g)      Kabinet Ali II dengan kebijakan rencana pembangunan lima tahun 1956 – 1960
h)      Kebinet Djuanda dengan kebijakan stabilitas politik dan nasionalisasi perusahaan belanda.
i)        Periode demokrasi terpimpin (1959 – 1965)
1)    Dilakukan nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan belanda.
2)    Lebih cenderung kepada pemikiran sosialis komunis
3)    Politik tidak stabil sampai pada puncaknya pada September 1965
2. Pemerintahan Orde Baru
Sejak Maret 1966.
Pemerintah mengarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi dan sosial.
Pemerintah meninggalkan idiologi komunis dan menjalin hubungan dengan Negara barat dan menjadi anggota PBB, IMF, dan Bank Dunia.
Kondisi perekonomian Indonesia:
a)      ketidakmampuan membayar hutang LN US $32 Milyar
b)      Penerimaan ekspor hanya setengah dari pengeluaran untuk impor
c)       Pengendalian anggaran belanja dan pemungutan pajak yang tidak berdaya
d)      Inflasi 30 – 50 persen per bulan
e)      Kondisi prasarana perekonomian yang bururk
f)       Kapasitas produktif sektor industri dan ekspor menurun





Prioritas kebijakan ekonomi:

a)      Memerangi hiperinflasi
b)      Mencukupkan persediaan pangan (beras)
c)       merehabilitasi prasaran perekonomian
d)      Peningkatan ekspor
e)      Penyediaan lapangan kerja
f)       Mengundang investor asing
Program ekonomi orde baru mencakup:
A.        Jangka pendek
1)      Juli – Desember 1966 untuk program pemulihan
2)      Januari – Juni 1967 untuk tahap rehabilitasi
3)      Juli – Desember 1967 untuk tahap konsolidasi
4)      Januari – Juni 1968 untuk tahap stabilisasi

B.        Jangka panjang yang berupa Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA) mulai April tahun 1969.
Dalam rangka mendukung kebijakan jangka pendek, pemerintah:
a)      Memperkenalkan kebijakan anggaran berimbang (balanced budget policy)
b)      Pembentukan IGGI
c)       Melakukan reformasi terhadap sistem perbankan
UU tahun 1967 tentang Perbankan
UU tahun 1968 tentang Bank Sentral
Uu tahun 1968 tentang Bank Asing
d)      Menjadi anggota kembali IMF
e)       Pemberian peran yang lebih besar kepada bank bank dan lembaga keuangan lain sebagai ’”agen pembangunan”. Dengan memobilisasi tabungan masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memainkan peranan penting untuk pembangunan pasar uang dan pasar modal.
Mulai 1 April 1969,  Program pembangunan jangka panjang terdiri dari tahapan-tahapan REPELITA dengan sasaran:
a)      stabilitas perekonomian
b)      pertumbuhan ekonomi
c)       pemerataan hasil pembangunan
Kondisi utama yang harus dipenuhi untuk pembangunan ekonomi yang baik:
a)      Kemauan politik yang kuat
b)      Stabilitas ekonomi dan politik
c)       SDM yang lebih baik
d)      Sistem politik dan ekonomi yang terbuka yang beroorientasi ke barat
e)      Kondisi ekonomi dan politik dunia yang lebih baik
3. Pemerintahan Transisi (Habibie)
Ø  Tanggal 14 dan 15 Mei 1997, kurs bath terhadap US$ mengalami penurunan (depresiasi) sebagai akibat dari keputusan jual dari para investor yang tidak percaya lagi thd prospek ekonomi Thailand dalam jk pdk.
Ø  Pemerintah Thailand mengintervensi dan didukung oleh bank sentral singapora, tapi tidak mampu menstabilkan kurs Bath, sehingga bank sentral Thailand mengumumkan kurs bath diserahkan pada mekanisme pasar.
Ø  2 Juli 1997, penurunan nilai kurs bath terhadap US$ antara 15% – 20%

Ø  Bulan Juli 1997, krisis melanda Indonesia (kurs dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650.) BI mengintervensi, namun tidak mampu sampai bulan maret 1998 kurs melemah sampai Rp 10.550 dan bahkan menembus angka Rp 11.000/US$.
Langkah konkrit untuk mengatasi krisis:
a)      Penundaan proyek Rp 39 trilyun untuk mengimbangi keterbatasan anggaran Negara
b)      BI melakukan intervensi ke bursa valas
c)       Meminta bantuan IMF dengan memperoleh paket bantuan keuangan US$ 23 Milyar pada bulan Nopember 1997.
d)      Mencabut ijin usaha 16 bank swasta yang tidak sehat
Januari 1998 pemerintah Indonesia menandatangani nota kesepakatan (LOI) dengan IMF yang mencakup 50 butir kebijakan yang mencakup:
Kebijakan ekonomi makro (fiscal dan moneter) mencakup: penggunaan prinsip anggaran berimbang; pengurangan pengeluaran pemerintah seperti pengurangan subsidi BBM dan listrik; pembatalan proyek besar; dan peningkatan pendapatan pemerintah dengan mencabut semua fasilitas perpajakan, penangguhan PPN, pengenaan pajak tambahan terhadap bensin, memperbaiki audit PPN, dan memperbanyak obyek pajak.
a)      Restrukturisasi sektor keuangan
b)      Reformasi struktural
Bantuan gagal diberikan, karena pemerintah Indonesia tidak melaksanakan kesepakatan dengan IMF yang telah ditandatangani.
Indonesia tidak mempunyai pilihan kecuali harus bekerja sama dengan IMF. Kesepakatan baru dicapai bulan April 1998 dengan nama “Memorandum Tambahan mengenai Kebijaksanaan Ekonomi Keuangan” yang merupakan kelanjutan, pelengkapan dan modifikasi 50 butir kesepakatan.
Tambahan dalam kesepakatan baru ini mencakup:
a)      Program stabilisasi perbankan untuk stabilisasi pasar uang dan mencegah hiperinflasi
b)      Restrukturisasi perbankan untuk penyehatan system perbankan nasional
c)       Reformasi structural
d)      Penyelesaian utang luar negeri dari pihak swasta
e)      Bantuan untuk masyarakat ekonomi lemah.
4. Pemerintahan Reformasi (Abdurrahman Wahid)
Mulai pertengahan tahun 1999.
Target:
a)      Memulihkan perekonomian nasional sesuai dengan harapan masyarakat dan investor
b)      Menuntaskan masalah KKN
c)       Menegakkan supremasi hukum
d)      Penegakkan hak asasi manusia
e)      Pengurangan peranan ABRI dalam politik
f)       Memperkuat NKRI (Penyelesaian disintegrasi bangsa)
Kondisi:
a)      Pada tahun 1999 pertumbuhan ekonomi positif (mendekati 0)
b)      Tahun 2000 pertumbuhan ekonomi 5%
c)       Kondisi moneter stabil ( inflasi dan suku bunga rendah)
d)      Tahun 2001, pelaku bisnis dan masyarakat kurang percaya kepada pemerintahan sebagai akibat dari pernyataan presiden yang controversial, KKN, dictator, dan perseteruan dengan DPR
e)      Bulan maret 2000, cadangan devisa menurun dari US$ 29 milyar menjadi US$ 28,875 milyar
f)       Hubungan dengan IMF menjadi tidak baik sebagai akibat dari: penundaan pelaksanaan amandemen UU No. 23 tahun 1999 mengenai Bank Indonesia; penerapan otonomi daerah (terutama kebebasan untuk hutang pemerintah daerah dari LN); dan revisi APBN 2001.
g)      Tahun 2001, pertumbuhan ekonomi cenderung negative, IHSG merosot lebih dari 300 poin, dan nilai tukar rupiah melemah dari Rp 7000 menjadi Rp 10.000 per US$.
5. Pemerintahan Gotong Royong (Megawati S)
Mulai pertangahan 2001 dengan kondisi:
a)      SBI 17%
b)      Bunga deposito 18%
c)       Inflasi periode Juli – Juli 2001 13,5% dengan asumsi inflasi 9,4% setelah dilakukan revisi APBN
d)      Pertumbuhan PDB 2002 sebesar 3,66% dibawah target 4% sebagai akibat dari kurang berkembangnya investasi swasta (PMDN dan PMA)., ketidakstabilan politik, dan belum ada kepastian